Suswani

Suswani adalah seorang pendidik di SDN Pangkalpinang. Selama 20 tahun mengabdi sebagai Guru SD, ia lalu diangkat menjadi Keplala SD pada tahun 2008. Pengal...

Selengkapnya

Meniti Kerikil-kerikil Tajam

Tersenyum sumringah perempuan tua itu memandang foto foto yang tergantung di dinding.Terlihat di dalam foto itu wajah seorang laki laki setengah baya tersenyum dan 2 wajah yang lain laki laki dan perempuan mengenakan toga. Lalu perempuan tua itu bergumam lirih sambil memandang wajah wajah dalam pigura " "Alhamdulillah ..mas aku sudah melaksanakan janjiku padamu untuk mengantarkan anak anak kita ke jenjang kesuksesan".

Masih terimgat di benak perempuan tua itu 15 tahun yang lalu ketika suami tercinta meninggal dunia karena penyakit kanker dan bagaimana dia mengasuh anak anak nya tampa suami di sampingnya.Kenangan terkuak kembali .Sepasang pengantin yang sangat bahagia karena sudah melaksanakan pernikahan disaksikan oleh orang orang tercinta.Dunia terasa indah dan dunia terasa milik mereka berdua.1 tahun telah berlalu lahirlah seorang putra dari cinta kasih mereka .Anak itu diberi nama Adam dengan harapan jika besar nanti menjadi teladan bagi saudara nya. .Dengan penuh kasih sayang Adam dibesarkan sehingga tumbuh menjadi anak yang cerdas dan lucu .

3 Tahun kemudian lahir seorang bayi perempuan yang mungil di beri nama Ninggrum.Lengkaplah kebahagiaan keluarga ini .
Tahun berganti tahun kala itu Adam berusia 10 tahun dan Ninggrum berusia 7 tahun , kedua anak itu tumbuh menjadi anak yang sehat , cerdas dan lucu. Mereka berdua sangat bahagia karena diasuh oleh kedua orangtua yang lembut dan penyayang .Begitu juga sebaliknya ayah bunda juga sangat bahagia mempunyai kedua anak yang soleh dan solehah.

Minggu ceria dimana diisi dengan kegiatan yang positif .Hari itu kegiatannya diisi dengan membersihkan pekarangan dan rumah.Ayah dan adam membersihkan pekarangan sedangkan Ninggrum dan ibu membersihkan rumah..Kegiatan berlangsung dengan penuh canda tawa sehingga tidak terasa waktupun menjelang sore. Sholat berjamaahpun selalu dilaksanakan secara rutin Alangkah bahagia nya keluarga ini selalu bersama sama dalam melakukan semua kegiatan.

Kebahagiaan yang dirasakan tidak berlangsung lama.Siang itu setelah pulang dari kantor tubuh ayah kelihatan letih sekali.
"Assalamualaikum, bu..dimana? " Ayah mengetuk pintu lalu memanggil ibu. Dengan bergegas ibupun menghampiri ayah "Waalaikumussalam.siapa ?" Ujar ibu. "Ayah bu !! Kata ayah
"Ada apa ya? kok pulang nya cepat !" Ibu heran dan terkejut melihat keadaan ayah yang lemah.Segera ibu mendampingi ayah masuk ke kamar.Ayah berbaring dan ibu menyiapkan teh manis hangat untuk di berikan kepada ayah." Ayah minum teh manis ini, semoga segar kembali badannya.Kalau tidak ada perubahan nanti kita ke dokter " Ayah pun merebahkan tubuhnya di kasur ,tidak lama kemudian terdengar dengkur ayah.Ibu segera melanjutkan pekerjaan nya di dapur.
"Ayah ..bangun ya ..sebentar lagi magrib "sambil menggoyang - goyang tubuh ayah agar segera bangun.Ibu lalu merasakan badan ayah panas tinggi.Ibu menjadi gelisah apa yang terjadi dengan suamiku ini .Kemudian ibu menyuruh Adam memanggil tetangga terdekat untuk meminta pertolongan. Segera ayah dilarikan ke rumah sakit.
" Adakah keluarga pak Amin di sini?" Tanya pak dokter kepada tetangga yang mengantarkan ayah. Sambil menahan isak tangis nya ibu menjawab " Saya pak ! ada apa pak ? " Lalu dokter mendekati ibu dan menyuruh ibu masuk ke ruangan. "Ibu siapa namanya? Tanya dokter." Nama saya Ratih ,Ada apa dengan suami saya dokter?" ibu bertanya dengan gusar.
" Begini ..ibu jangan terkejut ,setelah tim kami memeriksa keadaan bapak ternyata ada sejenis tumor di kepala bapak.itulah penyebab bapak tadi pingsan. Bagaikan tersengat listrik ibu mendengar nya rasanya dunia gelap ,kepala pusing ibu terbengong sejenak."Ibu sabar y , ini cobaan dari Allah SWT semua orang mengalaminya ., bukan ibu saja.Rajinlah berdoa memohon petunjuk kepada Allah agar ada obat untuk penyakit bapak " kata dokter kepada ibu.

Kini ayah terbaring lemah segala usaha telah ibu lakukan untuk mengobati penyakit ayah , harta yang ada satu persatu dijual ibu untuk biaya pengobatan ayah tetapi penyakit ayah tidak sembuh juga.Ayah sudah pasrah menghadapi semuanya, kepada Allah ayah selalu memohon ampun atas dosa dan khilaf yang telah diperbuat selama di dunia ini.

Di suatu sore ayah memanggil ibu beserta anak anak nya.
"Ibu ...tolong kau panggil anak anak kita ada sesuatu yang ayah akan utarakan" kata ayah lemah.Ibupun segera memanggil Adam dan Ninggrum.
" Adam ..Ninggrum ke sini nak , ada sesuatu yang akan ayah sampaikan kepada kita " kata ibu sambil menahan isak tangisnya.
" Anak - anakku .. ayah rasa usia ayah tidak lama lagi , tolong kalian berdua rukun , selalu menjadi anak yang soleh dan solehah .Kalian berdua harus menurut dan menyayangi ibu , jangan tinggalkan sholat 5 waktu,selalu berbuat baik kepada siapa saja dàn rajin belajar agar apa yang kalian cita citakan tercapai." Nasehat ayah kepada kedua anaknya.Lalu pandangan ayah beralih kepada ibu " Bu ..kamu jangan bersedih.ayah titip anak anak ke padamu, rawat dan bimbinglah keduanya menjadi anak yang soleh dan solehah , dan bimbinglah agar mereka berdua menjadi anak yang sukses. Tidak ada harta yang dapat ku berikan kepadamu bu ..kedua anak ini adalah harta yang terbesar dalam hidupku. Ayah mohon maaf karena tidak dapat membahagiakan ibu"

Setelah mengucapkan kata kata itu keadaan ayah langsung drop, ayah segera ditangani dokter di masukan di ruang ICU. Tangisan ibu meledak diikuti Adam dan Ninggrum. "Ayah ...jangan tinggalkan kami.Kami sayang ayah .." jerit Adam dan Ninggrum.Ibupun menangis sambil mengusap kepala kedua anaknya." Anak -anakku sabar sayang..kita serahkan semuanya ke pada Allah SWT."

1 Tahun sudah berlalu ayah meninggalkan dunia ini.Demi untuk menghidupi kedua anaknya ibu bekerja sambilan menjahit baju karena uang santunan dan pensiun ayah yang didapat kurang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dan biaya sekolah Adam dan Ninggrum.Mereka hidup dengan sederhana berbeda ketika ayah masih hidup.Sedikit demi sedikit ibu menabung untuk bekal sekolah kedua anaknya.

Suatu sore yang cerah ibu memanggil kedua anaknya " Anak -anakku kemari sayang.Ibu mau berbicara pada kalian berdua, kalian berdua harus rajin melaksanakan sholat 5 waktu .Jangan sekali -kali meninggalkan sholat karena Allah akan murka .Rajinlah belajar agar cita cita kalian tercapai dan selalu berbuat baiklah kepada semua orang"
"Iya bu ..kami berdua akan selalu ingat nasehat ibu dan selalu belajar dengan tekun: Ucap keduanya dengan semangat.

Kebutuhan hidup dan biaya pendidikan yang besar untuk anaknya membuat ibu bekerja lebih keras lagi.Selain mengambil upah jahitan pagi pagi sekali ibu sudah menyiapkan kue jajanan pasar untuk diantar ke warung warung terdekat . Sebelum berangkat sekolah pagi pagi sekali .Adam dan Ninggrum membantu mengantarkan kue buatan ibu .Mereka bertiga giat bekerja , Sedikit demi sedikit uang keuntungan berjualan kue di tabung.Semangat Adam dan ningrum dalam belajar luar biasa ini terlihat dari prestasi yang didapat oleh mereka di sekolah.Ibu sangat bangga campur terharu melihat kegigihan kedua anak anaknya dalam mencapai cita cita.

Seiring waktu yang berjalan Adam berhasil menyelesaikan sekolahnya dengan nilai yang terbaik.Ketika kelulusan diumumkan Adam mendapat peringkat satu .Senang hati ibu dan Ninggrum mendengarnya.Dalam hati Adam berkata "aku sudah lulus SMA apakah aku bisa mengejar cita citaku untuk menjadi polisi? sedangkan masuk Polisi itu biaya nya besar darimana aku akan mendapatkan biaya itu? Ayahku sudah tiada sedangkan penghasilan ibu hanya cukup untuk kebutuhan sehari hari saja.Mungkin ibu punya tabungan tapi aku mau diperuntukkan untuk biaya ninggrum sekolah !!"

Waktu pun berlalu dengan cepatnya ke dua anak itu tumbuh menjadi sosok remaja yang cerdas ,santun dan tegar.Keinginan Adam menjadi polisi dan Ninggrum menjadi guru membuat mereka lebih bersemangat untuk belajar. "Anak anakku kalian sekarang sudah besar. ibu tidak bisa lagi untuk mengawasi kalian seperti dulu, ibu harapkan kepada kalian berdua jagalah pergaulan. Jauhilah pergaulan yang kurang baik selalu dekatlah kepada Allah, Insyaallah Allah akan melindungi kalian." nasehat ibu kepada kedua anaknya." Iya bu, Insyaallah Allah kami akan selalu mengikuti nasehat ibu.doakan kami berdua agar bisa mewujudkan keinginan ibu" ujar Adam kepada ibunya.

Setiap tengah malam Adam selalu melaksanakan sholat tahajud memohon kepada Allah memberi ampunan atas dosa kedua orang tuanya dan memberi jalan agar cita citamya tercapai.

Beberapa bulan setelah ijazah kelulusan dibagikan, terdengar kabar akan dibuka pendidikan Calon Akpol dan Calon Bintara di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.Senang bercampur bahagia Adam mendengar nya " Inilah kesempatan emas yang sudah lama kutunggu tunggu .Aku harus berusaha keras agar cita citaku tercapai " Kata batin Adam.

"!Bu Adam mau bicara .Adam dengar sebentar lagi ada pembukaan untuk Calon Akpol dan bintara dan Adam ingin mencoba ikut test calon Akpol" Kata Adam kepada ibunya. " Kamu mau ikut test, darimana nak ibu mendapatkan uang.Ibu sering dengar masuk Bintara itu besar apalagi Akpol!!! "Insyaallah bu .Adam akan berusaha sekeras mungkin kalauAllah berkehendak cita cita Adam akan terkabul". " Aamiin " ucap ibu dan Adam serentak.

Setelah Adam mendengar ada pembukaan untuk Penerimaan Polisi, dia lalu mempersiapkan latihan pisik.Setiap hari selalu bergiat dengan olahraga secara rutin , belajar akademik dan Adam tidak lupa melaksanakan sholat tahajut memohon kepada Allah agar cita cita yang diinginkan sejak kecil tercapai.

Pendaftaran pun dimulai. Banyak sekali yang mendaftar , satu persatu peserta berguguran tinggal 10 peserta lagi termasuk Adam di dalamnya. Kuota calon Akpol untuk Provinsi Kep.Babel sebanyak 5 orang yang terdiri dari 3 laki laki dan 2 perempuan. Ibu dan Ninggrum selalu berdoa untuk keberhasilan Adam.Test telah berjalan dan tiba pada hari pengumuman kelulusan penerimaan Akpol. Dada Adam berdebar keras sekali. "Ya Allah kalau memang ini adalah jalanku untuk menjadi Polisi yang amanah maka luluskanlah hamba ini, tetapi kalau pekerjaan ini nantinya akan menjadikan hamba orang yang tidak amanah maka hamba ikhlas tidak lulus. Kau Maha Mengetahui terhadap apa yang kami tidak ketahui..Kabulkan doa hamba. Aamiin" Doa Adam.

Satu persatu nama peserta yang gagal disebutkan. Ketika peserta kelima yang gagal akan disebutkan dada Adam berdebar kencang sekali " Apakah ini namaku " Adam menutupi wajah dengan kedua tangannya.
" Baiklah kami akan membacakan nama peserta yang terakhir yang gagal dalam test Akpol ini adalah A...." suara panitia berkata dengan kerasnya. Adam tidak sanggup mendengarnya ,batinnya mengatakan ini pastilah aku. Dengan suara tegas dan lantang panitia meneruskan lagi pengumuman itu." Peserta terakhir adalah A..gung “Mendengar bukan namanya yang gagal langsung Adam , ibu dan Ninggrum sujud syukur. Bahagia dan terharu menyelimuti mereka bertiga. Ya A─║lah sungguh besar nikmat yang diberikan kepada keluarga ini.

3 Tahun telah berlalu Adam sudah menjadi seorang perwira yang wibawa dan amanah.Adam bercita cita ingin membahagiakan keluarganya dengan membiayai kuliah adiknya ninggrum dan memberangkatkan ibu untuk menunaikan ibadah haji. Tidak lama kemudian Ninggrumpun lulus menjadi guru Fisika dan mendapat nilai terbaik di Universitasnya.Ninggrum langsung mendapat SK penempatan mengajar di salasatu Sekolah Menengah Atas yang ada di Pangkalpinang. Lengkap sudah kebahagiaan ibu Ratih sudah mengantarkan anak anak nya dalam menggapai cita citanya.

Ibu Ratih masih tersenyum memandang Foto suaminya. Meniti kerikil kerikil tajam selama ini dirasakannya bukan suatu halangan bagi bu Ratih untuk mewujudkan cita cita kedua anaknya tetapi ini merupakan suatu perjuangan seorang ibu yang ditinggal suami tercinta membimbing ,melindungi dan mengantarkan kedua buah hatinya untuk mencapai kesuksesan .

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali